EVALUASI TOKSISITAS AKUT EKSTRAK DAUN KELOR (MORINGA OLEIFERA) TERHADAP HEPAR MENCIT BETINA (MUS MUSCULUS) MELALUI ANALISIS MORFOMETRI DAN HISTOPATOLOGI

Festi Minanga (2025) EVALUASI TOKSISITAS AKUT EKSTRAK DAUN KELOR (MORINGA OLEIFERA) TERHADAP HEPAR MENCIT BETINA (MUS MUSCULUS) MELALUI ANALISIS MORFOMETRI DAN HISTOPATOLOGI. Final Year Projects (S1) thesis, Universitas Kristen Duta Wacana.

[img] Text (Skripsi Biologi)
31210422_bab1_bab5_daftarpustaka.pdf
Restricted to Registered users only until 6 December 2027.

Download (4MB) | Request a copy
[img] Text (Skripsi Biologi)
31210422_bab2-sd-bab4_lampiran.pdf
Restricted to Registered users only until 6 December 2027.

Download (3MB) | Request a copy

Abstract

Kelor (Moringa oleifera) merupakan tanaman yang memiliki berbagai manfaat kesehatan. Kandungan senyawa bioaktif dalam daunnya berperan sebagai agen terapeutik, namun penggunaannya jangka panjang perlu dikaji lebih lanjut terkait potensi toksisitas, khususnya pada organ hepar. Anggapan bahwa tanaman herbal bebas efek samping karena bersifat alami belum sepenuhnya didukung bukti ilmiah. Oleh karena itu, kajian toksisitas penting dilakukan untuk memastikan keamanannya. Hepar menjadi organ target utama dalam uji toksisitas akut karena berperan dalam metabolisme dan detoksifikasi, serta rentan terhadap akumulasi senyawa kimia toksik. Analisis morfometri dan histopatologi digunakan untuk mengamati perubahan struktural dan kerusakan jaringan hepar akibat paparan senyawa toksik. Ekstrak daun kelor diperoleh dengan metode maserasi menggunakan etanol 70%. Sampel diperoleh dari mencit yang diberi perlakuan pemberian ekstrak daun kelor dosis 5, 50, 300, dan 2000 mg/kg BB selama 14 hari. Organ tersebut diukur panjang, lebar, tinggi, dan berat, kemudian dibuat preparat histopatologi dengan pewarnaan hematoxylin-eosin. Observasi mikroskopis dilakukan dengan skoring kerusakan meliputi nekrosis, vakuolasi, dan kongesti (skor 0–4). Hasil histopatologi menunjukkan perubahan minimal pada dosis 5–50 mg/kg, dosis 300 mg/kg menunjukkan perubahan sedang, dan dosis 2000 mg/kg menyebabkan kerusakan berat.

Item Type: Student paper (Final Year Projects (S1))
Uncontrolled Keywords: hepar, histopatologi, kelor, morfometri, toksisitas akut.
Subjects: Q Ilmu Pengetahuan > Sejarah Alam > Biologi
Divisions: Fakultas Bioteknologi > Prodi Biologi
Depositing User: Arta Adi Pratama
Date Deposited: 08 Oct 2026 03:37
Last Modified: 08 Oct 2026 03:37
URI: https://repository.ukdw.ac.id/id/eprint/10619

Actions (login required)

View Item View Item