Zethri Joana Aprilya Sahusilawane (2025) PRAKTIK KERAMAHTAMAHAN DI GEREJA KRISTEN JAWA SARIMULYO YOGYAKARTA MENURUT MICHELE HERSHBERGER. Final Year Projects (S1) thesis, Universitas Kristen Duta Wacana.
|
Text (Skripsi Teologi)
01210312_bab1_bab5_daftarpustaka.pdf Download (4MB) |
|
|
Text (Skripsi Teologi)
01210312_bab2-sd-bab4_lampiran.pdf Restricted to Registered users only Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
Penelitian ini mengkaji pemahaman dan praktik keramahtamahan di jemaat Gereja Kristen Jawa (GKJ) Sarimulyo Yogyakarta, sebuah gereja yang berlokasi di tengah masyarakat urban yang pluralis. Latar belakang penelitian ini adalah pentingnya keramahtamahan dalam konteks budaya Indonesia dan panggilan teologis gereja untuk menjadi komunitas yang inklusif, terutama dalam menyikapi kehadiran ”orang asing”. Pertanyaan penelitian utama adalah: Bagaimana jemaat GKJ Sarimulyo memahami dan mencerminkan nilai kepercayaan, keterbukaan, penerimaan, dan kesempatan dalam praktik keramahtamahan sebagai bagian dari hidup bergereja? Sebagai studi kualitatif, penelitian ini tidak menguji hipotesis, melainkan berangkat dari proposisi bahwa praktik keramahtamahan jemaat merupakan wujud iman yang dapat dianalisis menggunakan kerangka teologi Michele Hershberger. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif-induktif, dengan pengumpulan data melalui studi literatur, observasi non-partisipatif, dan wawancara mendalam terhadap 13 informan jemaat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keramahtamahan di GKJ Sarimulyo adalah praktik iman yang sadar, bukan sekadar etiket budaya. Praktik ini tecermin dalam empat elemen: (1) Kepercayaan yang didasari pemikiran positif, namun cenderung kontekstual (lebih kuat di dalam gereja); (2) Keterbukaan yang dimotivasi alasan pragmatis dan teologis; (3) Penerimaan, di mana terdapat ketegangan antara ”menerima tamu” dan ”merangkul dalam persekutuan”; serta (4) Kesempatan, di mana perjumpaan dengan orang asing dimaknai sebagai momen teologis untuk melayani Tuhan. Implikasi dari temuan ini adalah gereja perlu secara strategis menjembatani kesenjangan antara sambutan awal dan integrasi komunal yang mendalam, serta mengembangkan teologi keramahtamahan yang berani mengambil risiko di ruang publik.
| Item Type: | Student paper (Final Year Projects (S1)) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Teologi Keramahtamahan, Gereja Kristen Jawa, Kualitatif, Praktik Gereja |
| Subjects: | B Filsafat. Psikologi. Agama > Filsafat (Umum) |
| Divisions: | Fakultas Teologi > Filsafat Keilahian |
| Depositing User: | Arta Adi Pratama |
| Date Deposited: | 24 Sep 2026 03:23 |
| Last Modified: | 24 Sep 2026 03:23 |
| URI: | https://repository.ukdw.ac.id/id/eprint/10545 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
