KESUNYIAN LEA MENAFSIR KEJADIAN 29: 1-30, DENGAN MELIHAT LEA SEBAGAI SUBALTERN YANG TIDAK BERSUARA MENURUT TEORI GAYATRI CHAKRAVORTY SPIVAK

Sandra Imanuela Tobeang (2025) KESUNYIAN LEA MENAFSIR KEJADIAN 29: 1-30, DENGAN MELIHAT LEA SEBAGAI SUBALTERN YANG TIDAK BERSUARA MENURUT TEORI GAYATRI CHAKRAVORTY SPIVAK. Final Year Projects (S1) thesis, Universitas Kristen Duta Wacana.

[img] Text (Skripsi Teologi)
01210303_bab1_bab5_daftarpustaka.pdf

Download (3MB)
[img] Text (Skripsi Teologi)
01210303_bab2-sd-bab4_lampiran.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy

Abstract

Dalam masyarakat patriarkal, perempuan sering kali mengalami pembungkaman suara dan ketidakadilan struktural, baik dalam realitas sosial maupun dalam representasi teks-teks keagamaan. Narasi Kejadian 29: 1-30, yang selama ini lebih banyak dipahami sebagai kisah romantis antara Yakub dan Rahel, menyimpan kisah tersembunyi tentang penderitaan dan ketidakberdayaan Lea sebagai tokoh yang terpinggirkan. Lea adalah perempuan yang dinikahkan tanpa persetujuannya, tidak dicintai oleh suaminya, dan tidak memiliki ruang untuk menyuarakan perasaannya. Dalam teks tersebut, suara Lea tidak pernah hadir secara langsung, melainkan diwakili oleh narator yang mengedepankan perspektif laki-laki. Melalui teori subaltern Gayatri Chakravorty Spivak, penelitian ini memandang Lea sebagai representasi perempuan subaltern yang tidak bersuara dalam sistem patriarkal. Analisis dilakukan dengan pendekatan kritik sosio-retorik untuk membongkar struktur sosial, ideologi, dan kekuasaan yang bekerja dalam teks. Hasil kajian menunjukkan bahwa narasi Kejadian 29 bukan sekadar kisah cinta, tetapi juga cermin dari ketidakadilan terhadap perempuan yang dibungkam secara sistematis. Dengan pembacaan yang kritis dan reflektif, teks ini dapat ditafsirkan ulang sebagai panggilan untuk mendengar suara-suara yang selama ini diabaikan, serta sebagai upaya teologis untuk membela hak dan martabat perempuan dalam konteks iman dan kehidupan bersama

Item Type: Student paper (Final Year Projects (S1))
Uncontrolled Keywords: Lea, subaltern, patriarki, Kejadian 29: 1-30, Spivak, suara perempuan, kritik sosio-retorik.
Subjects: B Filsafat. Psikologi. Agama > Filsafat (Umum)
Divisions: Fakultas Teologi > Filsafat Keilahian
Depositing User: Arta Adi Pratama
Date Deposited: 23 Sep 2026 07:11
Last Modified: 23 Sep 2026 07:11
URI: https://repository.ukdw.ac.id/id/eprint/10538

Actions (login required)

View Item View Item