PLATELET-TO-NEUTROPHIL RATIO (PNR) SEBAGAI PREDIKTOR PROGNOSIS DISABILITAS PASIEN STROKE ISKEMIK AKUT DI RS BETHESDA

DHANI KOVIDA (2025) PLATELET-TO-NEUTROPHIL RATIO (PNR) SEBAGAI PREDIKTOR PROGNOSIS DISABILITAS PASIEN STROKE ISKEMIK AKUT DI RS BETHESDA. Final Year Projects (S1) thesis, Universitas Kristen Duta Wacana.

[img] Text (Skripsi Kedokteran)
41210605_bab1_bab5_daftarpustaka.pdf

Download (3MB)
[img] Text (Skripsi Kedokteran)
41210605_bab2-sd-bab4_lampiran.pdf
Restricted to Registered users only

Download (5MB) | Request a copy

Abstract

Latar Belakang: Stroke merupakan salah satu penyebab utama kematian dan disabilitas, dengan stroke iskemik sebagai tipe tersering. Selain faktor risiko klasik, respons inflamasi dan trombosis turut memengaruhi luaran klinis. Platelet-toNeutrophil Ratio (PNR) merupakan biomarker sederhana yang mencerminkan keseimbangan proses tersebut. Meski beberapa studi menunjukkan hubungan PNR dengan luaran jangka panjang, data mengenai hubungan PNR dengan derajat disabilitas jangka pendek masih terbatas. Tujuan: Untuk mengevaluasi hubungan antara nilai PNR saat masuk rumah sakit dengan derajat disabilitas 30 hari pasca-stroke iskemik akut di RS Bethesda Yogyakarta. Metode: Penelitian ini merupakan studi kohort retrospektif yang dilakukan pada Januari–Februari 2025 menggunakan data stroke registry RS Bethesda Yogyakarta. Subjek penelitian adalah pasien stroke iskemik akut yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Nilai PNR diukur saat awal admisi. Derajat disabilitas 30 hari pascastroke diukur menggunakan modified Rankin Scale (mRS). Analisis data dilakukan menggunakan uji univariat, ROC, korelasi Spearman, chi-square, dan regresi logistik biner dengan bantuan IBM SPSS Statistics 27. Hasil: Data penelitian terdiri dari 88 pasien stroke iskemik akut, dengan rerata usia 61,89 ± 10,60 tahun dan mayoritas berjenis kelamin laki-laki (58%). Cut-off optimal PNR untuk memprediksi disabilitas adalah 40,96 (AUC 0,688; p=0,044). Sebanyak 12,5% pasien mengalami disabilitas berat (mRS >2) pada hari ke-30. PNR tinggi (≥40,96) berhubungan signifikan dengan risiko disabilitas berat yang lebih rendah (p=0,028; OR=0,227). Pada analisis multivariat, PNR tetap menjadi prediktor independen terhadap disabilitas (OR=0,876; p=0,030), bersama atrofi otak (OR=14,595; p=0,019). Kesimpulan: Platelet-to-Neutrophil Ratio (PNR) terbukti sebagai faktor prediktor yang signifikan terhadap luaran disabilitas 30 hari pasca stroke iskemik akut.

Item Type: Student paper (Final Year Projects (S1))
Uncontrolled Keywords: Stroke iskemik akut, Platelet-to-Neutrophil Ratio, PNR, disabilitas pasca-stroke, mRS.
Subjects: R Kedokteran. Medis > Kedokteran Internal
R Kedokteran. Medis > Kedokteran Internal > Ilmu Syaraf. Psikiatri Biologis. Psikiatri Syaraf
Divisions: Fakultas Kedokteran > Prodi Kedokteran
Depositing User: Jessica Dipta Novyana, A.Md
Date Deposited: 17 Sep 2026 05:34
Last Modified: 17 Sep 2026 05:34
URI: https://repository.ukdw.ac.id/id/eprint/10509

Actions (login required)

View Item View Item