STEPHANIE KUMALA SARI (2025) HUBUNGAN AKTIVITAS FISIK DAN OBESITAS SENTRAL DENGAN SARKOPENIA PADA LANJUT USIA DI KELURAHAN BACIRO, KOTA YOGYAKARTA. Final Year Projects (S1) thesis, Universitas Kristen Duta Wacana.
|
Text (Skripsi Kedokteran)
41210526_bab1_bab5_daftarpustaka.pdf Download (2MB) |
|
|
Text (Skripsi Kedokteran)
41210526_bab2-sd-bab4_lampiran.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Pendahuluan: Di Indonesia, terjadi peningkatan angka harapan hidup dan persentase penduduk lanjut usia mencapai 11,75% dari total penduduk tahun 2023. Kota Yogyakarta sebagai salah satu kota dengan persentase lanjut usia tertinggi di Indonesia sebesar 16,08%. Seiring bertambahnya usia, lanjut usia mengalami proses penuaan yang berdampak pada penurunan kecepatan sintesis otot serta peningkatan degradasi otot. Penuaan mengakibatkan berkurangnya aktivitas fisik serta meningkatkan timbunan lemak visceral tubuh yang memicu peningkatan mediator inflamasi serta degradasi protein otot. Peningkatan degradasi otot akan berdampak pada penurunan massa, kekuatan fisik, dan fungsi otot yang mengarah pada sarkopenia hingga meningkatkan risiko jatuh, kecacatan, dan kematian. Tujuan: Mengetahui hubungan antara aktivitas fisik dan obesitas sentral dengan sarkopenia pada lanjut usia di Kelurahan Baciro, Kota Yogyakarta. Metode: Penelitian ini merupakan studi cross sectional. Penelitian ini dilakukan dengan menganalisa data sekunder dari penelitian sebelumnya pada data warga Kelurahan Baciro yang berusia ≥ 60 tahun dengan teknik total sampling. Data berupa data demografi, hasil penilaian sarkopenia yang diukur dengan Bioelectrical Impedance Analysis, Handgrip Dynamometer, tes Timed Up and Go, hasil pengukuran obesitas sentral yang diukur dengan pita ukur, hasil aktivitas fisik dengan kuesioner Physical Activity Scale for the Elderly. Variabel dari penelitian ini adalah aktivitas fisik dan obesitas sebagai variabel bebas, sarkopenia sebagai variabel terikat. Analisis data menggunakan uji univariat dan uji bivariat ChiSquare. Hasil: Jumlah subjek yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi sebanyak 112 data lanjut usia. Berdasarkan hasil uji univariat, didapatkan dominasi lanjut usia tergolong aktif dalam aktivitas fisik (82,1%), obesitas sentral (76,7%), dan possible sarcopenia (50,9%). Hasil uji bivariat Chi-Square menunjukkan tidak ada hubungan aktivitas fisik dengan sarkopenia (p = 0,164) dan tidak ada hubungan obesitas sentral dengan sarkopenia (p = 0,058). Kesimpulan: Tidak terdapat hubungan signifikan antara aktivitas fisik dan obesitas sentral dengan sarkopenia pada lanjut usia di Kelurahan Baciro, Kota Yogyakarta.
| Item Type: | Student paper (Final Year Projects (S1)) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Obesitas Sentral, Aktivitas Fisik, Sarkopenia, Lanjut Usia |
| Subjects: | R Kedokteran. Medis > Kedokteran (Umum) R Kedokteran. Medis > Aspek Umum Kedokteran > Kesehatan Publik. Kebersihan. Kedokteran Pencegahan |
| Divisions: | Fakultas Kedokteran > Prodi Kedokteran |
| Depositing User: | Jessica Dipta Novyana, A.Md |
| Date Deposited: | 17 Jul 2026 02:47 |
| Last Modified: | 17 Jul 2026 02:47 |
| URI: | https://repository.ukdw.ac.id/id/eprint/10439 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
