AKUMULASI TIMBAL (PB) PADA KANGKUNG (IPOMOEA AQUATICA FORSK) DARI BEBERAPA PASAR TRADISIONAL DI YOGYAKARTA DAN IMPLIKASINYA TERHADAP RISIKO KESEHATAN

Friska Veronika Simanjuntak (2025) AKUMULASI TIMBAL (PB) PADA KANGKUNG (IPOMOEA AQUATICA FORSK) DARI BEBERAPA PASAR TRADISIONAL DI YOGYAKARTA DAN IMPLIKASINYA TERHADAP RISIKO KESEHATAN. Final Year Projects (S1) thesis, Universitas Kristen Duta Wacana.

[img] Text (Skripsi Biologi)
31210426_bab1_bab5_daftarpustaka.pdf

Download (3MB)
[img] Text (Skripsi Biologi)
31210426_bab2-sd-bab4_lampiran.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy

Abstract

Kangkung (Ipomoea aquatica) merupakan sayuran daun yang sering dikonsumsi masyarakat Indonesia dan berpotensi terpapar logam berat, seperti timbal (Pb), akibat pencemaran lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kadar timbal pada kangkung yang dijual di tiga pasar tradisional di Yogyakarta, yaitu Pasar Demangan, Pasar Caturtunggal, dan Pasar Gedongkuning, serta mengevaluasi risiko kesehatannya terhadap konsumen. Metode yang digunakan meliputi pengambilan sampel secara acak, destruksi basah dengan campuran HNO₃:HClO₄ (2:1), dan analisis menggunakan spektrofotometer serapan atom (AAS). Selain itu, dilakukan wawancara pedagang dan penghitungan risiko berdasarkan nilai Chronic Daily Intake (CDI), Risk Quotient (RQ), dan Excess Cancer Risk (ECR). Hasil analisis menunjukkan bahwa kadar timbal pada semua sampel kangkung yang dianalisis adalah sebesar <0,05 mg/kg. Keseragaman konsentrasi disebabkan karena nilai Pb dibawah batas deteksi minimum alat AAS yaitu 0,01mg/kg dan masih jauh berada di bawah ambang batas maksimum menurut BPOM, yakni 0,2mg/kg. Nilai CDI diperoleh sebesar 2,64 × 10-5 hingga 2,95×10-5 mg/kg/hari, nilai RQ berkisar antara 7,56 ×10-3 hingga 8,37 ×10-3 , dan nilai ECR berkisar antara 2,25 ×10-7 hingga 2,49 ×10-7 . Semua nilai tersebut menunjukkan bahwa konsumsi kangkung dari ketiga pasar tersebut tidak menimbulkan risiko kesehatan yang signifikan, baik secara karsinogenik maupun non-karsinogenik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kangkung dari pasar tradisional di wilayah Yogyakarta dinilai aman untuk dikonsumsi.

Item Type: Student paper (Final Year Projects (S1))
Uncontrolled Keywords: Kangkung, Timbal (Pb), Pasar Tradisional, Risiko Kesehatan
Subjects: Q Ilmu Pengetahuan > Sejarah Alam > Biologi
Divisions: Fakultas Bioteknologi > Prodi Biologi
Depositing User: Arta Adi Pratama
Date Deposited: 08 Oct 2026 04:36
Last Modified: 08 Oct 2026 04:36
URI: https://repository.ukdw.ac.id/id/eprint/10623

Actions (login required)

View Item View Item