VANESSA DARA LAWA PUTRI MANDA (2025) HUBUNGAN NILAI INDEKS MASSA TUBUH DENGAN KUALITAS HIDUP PASIEN PENYAKIT GINJAL KRONIK YANG MENJALANI HEMODIALISA RUTIN. Final Year Projects (S1) thesis, Universitas Kristen Duta Wacana.
|
Text (Skripsi Kedokteran)
41210618_bab1_bab5_daftarpustaka.pdf Download (3MB) |
|
|
Text (Skripsi Kedokteran)
41210618_bab2-sd-bab4_lampiran.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Pendahuluan : Penyakit Ginjal Kronis (PGK) menjadi salah satu masalah kesehatan yang signifikan di dunia, dengan angka kematian yang terus meningkat setiap tahunnya. Menurut WHO, PGK menduduki peringkat ke-12 sebagai penyebab kematian tertinggi di dunia, dan diperkirakan angka kematian akibat PGK akan terus meningkat hingga 14 per 100.000 orang pada tahun 2030. Hemodialisis menjadi pilihan utama terapi pengganti ginjal bagi pasien PGK stadium akhir, namun terapi ini membawa dampak besar terhadap gaya hidup pasien, termasuk perubahan pola makan, pola tidur, dan aspek psikologis seperti stres akibat penyakit dan ketergantungan terhadap prosedur hemodialisis. Salah satu tantangan dalam terapi hemodialisis adalah malnutrisi, yang jika tidak tertangani dengan baik dapat meningkatkan risiko morbiditas dan mortalitas pada pasien PGK. Tujuan : Mengetahui hubungan antara nilai IMT dengan kualitas hidup pasien penyakit ginjal kronik yang sedang menjalani terapi hemodialisa di RS. Bethesda Yogyakarta. Metode : Penelitian ini menggunakan metode cross-sectional. Penelitia ini dilakukan dengan menganalisa data primer yang dilakukan pada bulan Januari 2025 di Unit Hemodialisa RS. Bethesda Yogyakarta dengan menilai IMT pasien lalu menggunakan bantuan kuesioner SF-36 untuk memberikan penilaian terhadap kualitas hidup pasien. Variabel dari penelitian ini adalah nilai indeks massa tubuh sebagai variabel bebas dan kualitas hidup pasien yang menjalani hemodialisa rutin sebagai variabel terikat. Analisis data menggunakan uji univariat dan uji bivariat Chi-Square. Hasil : Jumlah responden total didapatkan 60 dengan minimal sample 51. Dari 60 responden semua termasuk dalam kriteria inklusi. Berdasarkan hasil uji univariat didapatkan dominasi responden dengan nilai IMT yang normal (36,7%) dan kualitas hidup yang baik (86,7%). Hasil uji bivariat Chi-Square menunjukkan tidak ada hubungan yang signifikan antara nilai indeks massa tubuh dengan kualitas hidup pasien PGK yang menjalani hemodialisa rutin (p= 0,525). Kesimpulan : Tidak ada hubungan yang signifikan antara nilai indeks massa tubuh dengan kualitas hidup pasien PGK yang menjalani hemodialisa rutin.
| Item Type: | Student paper (Final Year Projects (S1)) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Penyakit Ginjal Kronik, Nilai Indeks Massa Tubuh, Kualitas Hidup, Hemodialisa Rutin, SF-36 |
| Subjects: | R Kedokteran. Medis > Kedokteran (Umum) R Kedokteran. Medis > Kedokteran Internal |
| Divisions: | Fakultas Kedokteran > Prodi Kedokteran |
| Depositing User: | Jessica Dipta Novyana, A.Md |
| Date Deposited: | 18 Sep 2026 03:56 |
| Last Modified: | 18 Sep 2026 03:56 |
| URI: | https://repository.ukdw.ac.id/id/eprint/10521 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
