GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG ANTENATAL CARE DI PUSKESMAS SIKAKAP PROVINSI SUMATERA BARAT

CHRISTIAN STEPHEN HUTAGALUNG (2025) GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG ANTENATAL CARE DI PUSKESMAS SIKAKAP PROVINSI SUMATERA BARAT. Final Year Projects (S1) thesis, Universitas Kristen Duta Wacana.

[img] Text (Skripsi Kedokteran)
41210594_bab1_bab5_daftarpustaka.pdf

Download (1MB)
[img] Text (Skripsi Kedokteran)
41210594_bab2-sd-bab4_lampiran.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy

Abstract

Pendahuluan : Angka kematian ibu dan bayi di Sumatera Barat masih tinggi, terutama di daerah 3T seperti Kabupaten Kepulauan Mentawai. Salah satu faktor yang berkontribusi adalah rendahnya cakupan kunjungan Antenatal Care (ANC), yang berperan dalam mendeteksi dan menangani komplikasi kehamilan. Cakupan K4 di Sumatera Barat hanya mencapai 74,7%, masih di bawah target nasional 85%. Puskesmas Sikakap menghadapi tantangan dalam meningkatkan partisipasi ibu hamil dalam ANC akibat keterbatasan akses, sosial-ekonomi, dan tingkat pengetahuan. Mengingat belum adanya studi serupa di wilayah tersebut. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan ibu hamil tentang Antenatal Care (ANC) di Puskesmas Sikakap, Provinsi Sumatera Barat. Metode : Penelitian ini merupakan studi deskriptif cross-sectional yang meneliti tingkat pengetahuan ibu hamil tentang Antenatal Care (ANC) di Puskesmas Sikakap. Data dikumpulkan secara primer melalui kuesioner tatap muka pada Desember 2024 – Januari 2025. Populasi terjangkau terdiri dari 92 ibu hamil, dengan sampel sebanyak 49 orang yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Hasil : Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan ibu hamil tentang ANC masih belum optimal, dengan 36,7% memiliki pengetahuan kurang, 36,7% pengetahuan cukup, dan hanya 26,5% memiliki pengetahuan baik. Berdasarkan karakteristik responden, mayoritas berada pada usia produktif 20-35 tahun (71,4%), berpendidikan menengah (59,2%), dan memiliki riwayat kehamilan sebelumnya (57,1%). Analisis statistik menunjukkan tidak ada hubungan signifikan antara tingkat pengetahuan dengan usia (p=0,160), status pekerjaan (p=0,355), riwayat kehamilan (p=0,515), dan urutan kehamilan (p=0,418). Kesimpulan : Mayoritas ibu hamil di Puskesmas Sikakap memiliki tingkat pengetahuan tentang Antenatal Care dalam kategori cukup dan kurang (36,7%), sementara yang memiliki pengetahuan baik hanya 26,5%. Hal ini menunjukkan bahwa pengetahuan ibu hamil masih perlu ditingkatkan.

Item Type: Student paper (Final Year Projects (S1))
Uncontrolled Keywords: Antenatal Care, Tingkat Pengetahuan, Ibu Hamil, Puskesmas, Pemeriksaan Kehamilan
Subjects: R Kedokteran. Medis > Aspek Umum Kedokteran > Kesehatan Publik. Kebersihan. Kedokteran Pencegahan
R Kedokteran. Medis > Ginekologi dan Kebidanan
Divisions: Fakultas Kedokteran > Prodi Kedokteran
Depositing User: Jessica Dipta Novyana, A.Md
Date Deposited: 17 Sep 2026 05:33
Last Modified: 17 Sep 2026 05:33
URI: https://repository.ukdw.ac.id/id/eprint/10502

Actions (login required)

View Item View Item