HUBUNGAN KADAR HBA1C DAN SERUM KREATININ PADA PENDERITA DIABETES MELLITUS TIPE-2 PESERTA PROLANIS

ADHIATMA SANTOSO (2025) HUBUNGAN KADAR HBA1C DAN SERUM KREATININ PADA PENDERITA DIABETES MELLITUS TIPE-2 PESERTA PROLANIS. Final Year Projects (S1) thesis, Universitas Kristen Duta Wacana.

[img] Text (Skripsi Kedokteran)
41210587_bab1_bab5_daftarpustaka.pdf

Download (2MB)
[img] Text (Skripsi Kedokteran)
41210587_bab2-sd-bab4_lampiran.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy

Abstract

Latar Belakang: Diabetes Melitus (DM) tipe 2 merupakan penyakit metabolik kronis yang ditandai dengan hiperglikemia akibat gangguan sekresi dan kerja insulin. Kondisi ini meningkatkan risiko komplikasi mikrovaskular, termasuk nefropati diabetik, yang menyebabkan gangguan filtrasi ginjal. HbA1c digunakan sebagai indikator kontrol glikemik jangka panjang, sementara kreatinin serum mencerminkan fungsi ginjal. Hiperglikemia berkepanjangan berperan dalam progresivitas nefropati melalui mekanisme stres oksidatif dan inflamasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara kadar HbA1c dan kreatinin guna memahami risiko komplikasi ginjal pada pasien DM tipe 2. Tujuan: Menganalisis hubungan antara kadar HbA1c dan serum kreatinin pada pasien diabetes melitus tipe 2 peserta PROLANIS. Metode Penelitian: Penelitian ini merupakan studi observasional analitik dengan desain cross-sectional menggunakan data sekunder pasien DM tipe 2 peserta PROLANIS di Laboratorium Kesehatan Daerah Sleman. Analisis dilakukan dengan uji Chi-Square untuk menilai hubungan HbA1c dan kreatinin serta variabel perancu, termasuk analisis post hoc untuk tekanan darah. Hasil Penelitian: Penelitian ini melibatkan 283 sampel rekam medis pasien PROLANIS Diabetes Melitus tipe 2. Analisis Chi-Square menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara kadar HbA1c dan serum kreatinin (p<0,001). Namun, tidak ditemukan hubungan yang signifikan antara jenis kelamin dan kreatinin (p=0,329) serta antara tekanan darah dan kreatinin (p=0,314). Sebaliknya, terdapat hubungan yang signifikan antara usia dan kadar kreatinin (p=0,002). Kesimpulan: Terdapat hubungan antara kadar HbA1c dan serum kreatinin pada pasien diabetes melitus tipe 2.

Item Type: Student paper (Final Year Projects (S1))
Uncontrolled Keywords: Diabetes Melitus tipe 2, HbA1c, Serum Kreatinin, Nefropati Diabetik
Subjects: R Kedokteran. Medis > Kedokteran (Umum)
R Kedokteran. Medis > Kedokteran Internal
Divisions: Fakultas Kedokteran > Prodi Kedokteran
Depositing User: Admin Repository
Date Deposited: 17 Sep 2026 03:21
Last Modified: 17 Sep 2026 03:21
URI: https://repository.ukdw.ac.id/id/eprint/10496

Actions (login required)

View Item View Item