HUBUNGAN INDEKS MASSA TUBUH, LINGKAR LENGAN, LINGKAR PINGGANG, LINGKAR LEHER DAN SARKOPENIA LANSIA KELURAHAN BACIRO, KOTA YOGYAKARTA

NATHANAEL WIGUNA FERIAWAN (2025) HUBUNGAN INDEKS MASSA TUBUH, LINGKAR LENGAN, LINGKAR PINGGANG, LINGKAR LEHER DAN SARKOPENIA LANSIA KELURAHAN BACIRO, KOTA YOGYAKARTA. Final Year Projects (S1) thesis, Universitas Kristen Duta Wacana.

[img] Text (Skripsi Kedokteran)
41210563_bab1_bab5_daftarpustaka.pdf

Download (3MB)
[img] Text (Skripsi Kedokteran)
41210563_bab2-sd-bab4_lampiran.pdf
Restricted to Registered users only

Download (724kB) | Request a copy

Abstract

Pendahuluan : Yogyakarta merupakan daerah dengan jumlah populasi lanjut usia (lansia) terbanyak di Indonesia sebanyak 16,02% 2023. Semakin bertambahnya usia menyebabkan terjadi penuaan. Penuaan ini yang dapat menyebabkan terjadinya penurunan fisologis yang dapat menyebabkan lansia menjadi rentan terhadap masalah kesehatan. Penuan ini menyebabkan perubahan pada status nutrisi lansia. Perubahan status nutrisi dapat menjadi faktor resiko terjadinya penurunan massa dan kekuatan otot yang disebut sarkopenia. Sarkopenia ini dapat meningkatkan risiko jatuh, kecacatan, dan kematian. Maka dari itu perlu dilakukan pemeriksaan pada status nutrisi dengan Indeks Massa Tubuh (IMT), lingkar lengan, lingkar pinggang, dan lingkar leher untuk mencegah terjadinya sarkopeia. Tujuan : Mengetahui hubungan antara Indeks Massa tubuh (IMT), lingkar lengan, lingkar pinggang, dan lingkar leher dengan kejadian sarkopenia pada lansia di Kelurahan Baciro, Kota Yogyakarta. Metode : Penelitian ini menggunakan metode cross sectional. Penelitian ini melakukan analisa dengan data sekunder dari penelitian sebelumnya. Data sekunder berasal dari warga Kelurahan Baciro, Kota Yogyakarta yang berusia ≥ 60 tahun dengan menggunakan teknik total sampling. Data yang didapat berupa data demografi, hasil penilaiaan status sarkopenia dengan menggunakan Kuesioner SARC-F, pengukuran IMT, lingkar lengan, lingkar pinggang, dan lingkar leher. Variabel terikat dari penelitian ini yaitu sarkopenia, IMT, lingkar lengan, lingkar pinggang, dan lingkar leher sebagai variabel bebas. Analisa data menggunakan uji univaritas dan uji bivariat Spearman. Hasil : Berdasarkan penelitian subyek sebanyak 112 responden. Hasil uji univariat didapatkan mayoritas lanjut usia tidak mengalami sarkopenia dengan nilai rata-rata 0,71, IMT (25,66), lingkar lengan (27,96), lingkar pinggang (89,96), dan lingkar leher (36,01). Hasil uji bivariat Spearman didapatkan bahwa tidak ada hubungan antar IMT dengan sarkopenia (p=0,827), lingkar lengan dengan sarkopenia (p=0,491), lingkar pinggang dengan sarkopenia (p=0,785), dan lingkar leher dengan sarkopenia (p=0,112). Kesimpulan : Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara Indeks Massa Tubuh, lingkar lengan, lingkar pinggang, lingkar leher dengan sarkopenia pada lansia di Kelurahan Baciro, Kota Yogyakarta.

Item Type: Student paper (Final Year Projects (S1))
Uncontrolled Keywords: IMT, Lingkar Lengan, Lingkar Pinggang, Lingkar Leher, Sarkopenia
Subjects: R Kedokteran. Medis > Kedokteran (Umum)
R Kedokteran. Medis > Aspek Umum Kedokteran > Kesehatan Publik. Kebersihan. Kedokteran Pencegahan
Divisions: Fakultas Kedokteran > Prodi Kedokteran
Depositing User: Jessica Dipta Novyana, A.Md
Date Deposited: 15 Sep 2026 04:42
Last Modified: 15 Sep 2026 04:42
URI: https://repository.ukdw.ac.id/id/eprint/10478

Actions (login required)

View Item View Item