I WAYAN FERY ANDREA SAPUTRA (2025) HUBUNGAN POLA ASUH TERHADAP PERKEMBANGAN MOTORIK ANAK USIA 5-6 TAHUN. Final Year Projects (S1) thesis, Universitas Kristen Duta Wacana.
|
Text (Skripsi Kedokteran)
41210531_bab1_bab5_daftarpustaka.pdf Download (2MB) |
|
|
Text (Skripsi Kedokteran)
41210531_bab2-sd-bab4_lampiran.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Latar belakang: Perkembangan motorik anak merupakan aspek penting dalam tumbuh kembang yang dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk pola asuh orang tua. Di Indonesia, gangguan perkembangan motorik masih banyak ditemukan dan sering dikaitkan dengan kurangnya stimulasi. Pola asuh yang tepat, khususnya pola asuh demokratis, berperan dalam mendukung perkembangan motorik yang optimal, sedangkan pola asuh negatif dapat menghambatnya. Oleh karena itu, penting untuk meneliti hubungan antara pola asuh dan perkembangan motorik anak usia dini. Tujuan: Mengetahui hubungan pola asuh orang tua terhadap perkembangan motorik anak usia 5-6 tahun. Metode: Penelitian ini merupakan studi analitik observasional dengan desain cross sectional. Sampel diambil dengan teknik purposive sampling dari data primer kuesioner pola asuh (psdq) dan perkembangan motorik (asq) di KB Permata Cahaya Bunda dan TK Dharma Bakti. Sebanyak 69 data yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi dikumpulkan pada Januari dan Maret 2025. Analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi spearman rho dengan tingkat signifikansi P < 0,05. Hasil: Dari 69 sampel penelitian, didapatkan anak yang berusia 5 tahun (71%) dan 6 tahun (29%), lalu anak laki-laki (62,3%) dan perempuan (37,7%). Orang tua yang termasuk dalam jenis pola asuh demokratis (84,1%), otoriter (2,9%), dan permisif (13%). Kemudian anak yang termasuk dalam perkembangan motorik normal (69,6%), risiko (27,5%) dan tertunda (2,9%). Berdasarkan uji korelasi spearman rho, didapatkan bahwa jenis pola asuh orang tua demokratis dan otoriter tidak memiliki hubungan yang signifikan terhadap perkembangan motorik anak, sedangkan jenis pola asuh orang tua permisif memiliki hubungan yang signifikan terhadap perkembangan motorik anak dengan nilai p = 0,002. Kesimpulan: Terdapat hubungan signifikan antara pola asuh orang tua permisif terhadap perkembangan motorik anak usia 5-6 tahun, sedangkan tidak terdapat hubungan signifikan antara pola asuh orang tua demokratis dan otoriter terhadap perkembangan motorik anak usia 5-6 tahun.
| Item Type: | Student paper (Final Year Projects (S1)) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Pola asuh, perkembangan motorik, Anak pra-sekolah |
| Subjects: | B Filsafat. Psikologi. Agama > Psikologi R Kedokteran. Medis > Pediatri > Kesehatan Anak. Layanan Kesehatan Anak |
| Divisions: | Fakultas Kedokteran > Prodi Kedokteran |
| Depositing User: | Jessica Dipta Novyana, A.Md |
| Date Deposited: | 17 Jul 2026 02:47 |
| Last Modified: | 17 Jul 2026 02:47 |
| URI: | https://repository.ukdw.ac.id/id/eprint/10443 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
