FELISITA AGUSTIN DWINOVANTY (2025) HUBUNGAN AKTIVITAS FISIK DAN STATUS FUNGSIONAL DENGAN SARKOPENIA PADA LANSIA DI KELURAHAN ARGOSARI, KAPANEWON SEDAYU, KABUPATEN BANTUL. Final Year Projects (S1) thesis, Universitas Kristen Duta Wacana.
|
Text (Skripsi Kedokteran)
41210530_bab1_bab5_daftarpustaka.pdf Download (2MB) |
|
|
Text (Skripsi Kedokteran)
41210530_bab2-sd-bab4_lampiran.pdf Restricted to Registered users only Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
Pendahuluan: Di Indonesia, terjadi peningkatan angka harapan hidup dan persentase populasi pada lanjut usia mencapai 11,75% dari total penduduk pada tahun 2023. Peningkatan jumlah lansia akan berpengaruh pada tantangan proses penuaan yang menurunkan kapabilitas fisik dan status kesehatan untuk terus mempertahankan kualitas hidup pada lanjut usia. Penurunan kekuatan otot akibat proses penuaan mempengaruhi kemampuan fungsional lanjut usia khususnya kemampuan dalam hal mobilitas. Hal ini tentunya cenderung memunculkan peningkatan insiden sarkopenia yang diakibatkan oleh faktor penuaan, aktivitas fisik, abnormalitas, metabolik, dan perubahan aktivitas sel yang dapat menurunkan kualitas hidup pada lanjut usia. Tujuan: Mengetahui hubungan antara aktivitas fisik dan status fungsional dengan sarkopenia pada lanjut usia di Kelurahan Argosari, Kapanewon Sedayu, Kabupaten Bantul. Metode: Penelitian ini merupakan studi cross sectional yang dilakukan dengan menganalisa data sekunder dari penelitian sebelumnya pada data warga Kelurahan Argosari, Kapanewon Sedayu, Kabupaten Bantul yang berusia ≥ 60 tahun dengan teknik total sampling. Data berupa data demografi, hasil penilaian sarkopenia dengan kuesioner SARC-F, hasil pengukuran status fungsional yang diukur dengan Timed Up and Go Test, hasil aktivitas fisik dengan kuesioner Physical Activity Scale for the Elderly. Variabel dari penelitian ini adalah aktivitas fisik dan status fungsional sebagai variabel bebas, sarkopenia sebagai variabel terikat. Analisis data menggunakan uji univariat, uji bivariat Chi-Square, dan uji analisis regresi logistik biner. Hasil: Jumlah subjek yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi sebanyak 130 data lansia. Hasil uji univariat, didapatkan dominasi lanjut usia tergolong aktif dalam aktivitas fisik (66,9%), status fungsional dengan performa fisik normal (96,9%), dan sarcopenia (10,8%). Hasil uji bivariat Chi-Square menunjukkan terdapat hubungan aktivitas fisik dengan sarkopenia (p = 0,009, OR = 4,341) dan terdapat hubungan antara status fungsional dengan sarkopenia (p = <0,001, OR = 31,364). Hasil uji analisis regresi logistik biner menunjukkan terdapat hubungan negatif antara aktivitas fisik dengan sarkopenia [p = 0,041, Exp (B) = 0,278 (-1,279)] dan terdapat hubungan negatif antara status fungsional dengan sarkopenia [p = 0,012, Exp (B) = 0,044 (-3,119)]. Kesimpulan: Terdapat hubungan signifikan antara aktivitas fisik dan status fungsional dengan sarkopenia pada lanjut usia di Kelurahan Argosari, Kapanewon Sedayu, Kabupaten Bantul.
| Item Type: | Student paper (Final Year Projects (S1)) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Aktivitas Fisik, Status Fungsional, Sarkopenia, Lanjut Usia |
| Subjects: | R Kedokteran. Medis > Kedokteran (Umum) R Kedokteran. Medis > Aspek Umum Kedokteran > Kesehatan Publik. Kebersihan. Kedokteran Pencegahan |
| Divisions: | Fakultas Kedokteran > Prodi Kedokteran |
| Depositing User: | Jessica Dipta Novyana, A.Md |
| Date Deposited: | 17 Jul 2026 02:47 |
| Last Modified: | 17 Jul 2026 02:47 |
| URI: | https://repository.ukdw.ac.id/id/eprint/10442 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
