HUBUNGAN FUNGSI KOGNITIF DENGAN COGNITIVE LOAD PADA LANJUT USIA DI KELURAHAN BACIRO, KECAMATAN GONDOKUSUMAN, YOGYAKARTA

CHRISTY DITYA ALICIA WIDIYANTO (2025) HUBUNGAN FUNGSI KOGNITIF DENGAN COGNITIVE LOAD PADA LANJUT USIA DI KELURAHAN BACIRO, KECAMATAN GONDOKUSUMAN, YOGYAKARTA. Final Year Projects (S1) thesis, Universitas Kristen Duta Wacana.

[img] Text (Skripsi Kedokteran)
41200463_bab1_bab5_daftarpustaka.pdf

Download (3MB)
[img] Text (Skripsi Kedokteran)
41200463_bab2-sd-bab4_lampiran.pdf
Restricted to Registered users only

Download (4MB) | Request a copy

Abstract

Latar Belakang: Perubahan fungsi kognitif yang merupakan bagian dari perkembangan usia lanjut dapat mempengaruhi kemandirian dalam kegiatan sehari- hari. Besarnya angka penurunan fungsi kognitif lanjut usia di dunia yaitu sebesar 121 juta, pada tahun 2023., Menurut Kemenkes data prevalensi demensia Alzheimer di dunia mencapai 50 juta, dan akan meningkat sekitar 4-9% hingga 152,8 juta pada tahun 2050. Lanjut usia, akan mengalami perubahan fungsi kognitif serta cognitive loadnya. Di fase mudah lupa, seseorang akan merasakan penurunan fungsi otak seperti sulit mengingat akan suatu hal, dan informasi yang telah dipahami sebelumnya, yang dapat meningkatkan cognitive loadnya. Tujuan: Mengetahui hubungan fungsi kognitif dengan cognitive load pada lanjut usia di Kelurahan Baciro, Kecamatan Gondokusuman, Yogyakarta. Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif cross-sectional, yaitu pengumpulan data dilakukan dalam satu waktu sekaligus pada satu saat tertentu saja. Data yang diambil merupakan data sekunder, diambil dari penelitian sebelumnya dengan judul “Model Evaluasi Usability Pada Aplikasi Mobile Health Untuk Lansia”. Data yang diambil meliputi data demografi, fungsi kognitif dengan cognitive load. Hasil penelitian ini diolah dengan metode uji non parametrik Spearman, dengan tujuan untuk mengetahui hubungan antara fungsi kognitif dengan cognitive load dimana skala data yang digunakan adalah ordinal. Kuesioner yang digunakan untuk mengukur fungsi kognitif dan cognitive load adalah MoCA- Ina (pengukur fungsi kognitif) dan NASA-TLX (pengukur cognitive load). Pengukuran cognitive load dilakukan setelah lanjut usia menyelesaikan task dengan aplikasi halodoc. Hasil: Dengan jumlah responden 29 data, diperoleh hasil usia mayoritas 60 – 69 tahun yaitu 20 orang, dan mayoritas berjenis kelamin perempuan dengan jumlah 21 orang. Hasil pengukuran fungsi kognitif responden adalah dominan menderita gangguan kognitf ringan dengan jumlah 19 dari 29 data responden. Sedangkan, hasil pengukuran cognitive load responden adalah dominan rendah dengan jumlah 17 dari 29 data responden, kemudian diikuti kategori sedang dengan jumlah 12 dari 29 data responden, dan tidak diperoleh adanya hasil kategori tinggi. Dari hasil analisa statistik, tidak didapatkan adanya hubungan yang signifikan antara fungsi kognitif dan cognitive load. Hasil analisa statistik menunjukkan rho= 0.020, dan p= 0.917 dimana nilai p > 0.05. Kesimpulan: Berdasarkan hasil penelitian hubungan antara fungsi kognitif dan cognitive load pada lanjut usia di Kelurahan Baciro, Kecamatan Gondokusuman, Yogyakarta dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat hubungan signifikan antara kedua variabel tersebut.

Item Type: Student paper (Final Year Projects (S1))
Uncontrolled Keywords: Fungsi kognitif, cognitive load, lanjut usia, jenis kelamin, pendidikan
Subjects: R Kedokteran. Medis > Aspek Umum Kedokteran
R Kedokteran. Medis > Aspek Umum Kedokteran > Kesehatan Publik. Kebersihan. Kedokteran Pencegahan
Divisions: Fakultas Kedokteran > Prodi Kedokteran
Depositing User: Jessica Dipta Novyana, A.Md
Date Deposited: 14 Jul 2026 03:29
Last Modified: 14 Jul 2026 03:29
URI: https://repository.ukdw.ac.id/id/eprint/10430

Actions (login required)

View Item View Item