PERANCANGAN TUNGKU MASAK PORTABEL SEBAGAI UPAYA REVITALISASI PERAPIAN TRADISIONAL MENGGUNAKAN METODE ATUMICS

VINCENTIA SEPTIANA TRI LARASATI (2025) PERANCANGAN TUNGKU MASAK PORTABEL SEBAGAI UPAYA REVITALISASI PERAPIAN TRADISIONAL MENGGUNAKAN METODE ATUMICS. Final Year Projects (S1) thesis, Universitas Kristen Duta Wacana.

[img] Text (Skripsi Desain Produk)
62210225_bab1_bab5_daftarpustaka.pdf

Download (6MB)
[img] Text (Skripsi Desain Produk)
62210225_bab2-sd-bab4_lampiran.pdf
Restricted to Registered users only

Download (4MB) | Request a copy

Abstract

Perapian tradisional merupakan salah satu warisan budaya Indonesia. Perapian tradisional mempunyai bentuk, material, dan penyebutan yang berbeda di setiap daerah. Perapian atau tungku api tradisional ini mempunyai beberapa sebutan lokal yaitu luweng, anglo, dan lain sebagainya. Perapian tradisional mempunyai makna simbolik yaitu mencerminkan kehidupan dan kehangatan dalam rumah tangga dan lingkungan masyarakat. Adanya modernisasi ini, pengguna perapian tradisional sebagai sarana memasak mempunyai tantangan besar. Minat masyarakat terutama di daerah perkotaan terhadap penggunaan tungku tradisional mulai menurun. Fenomena ini perlu adanya upaya yang harus dilakukan untuk terus menjaga eksistensi perapian atau tungku tradisional di era modern. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah dengan melakukan revitalisasi budaya pada artefak tungku tradisional. Yaitu tungku tradisional anglo. Revitalisasi ini dilakukan sebagai bentuk pelestarian budaya supaya tidak hilang dan punah dengan menjadikan anglo sebagai ide pengembangan produk berupa tungku masak portabel. Fungsi anglo sebagai alat memasak menjadi fokus utama dalam pengembangan produk tungku api portabel. Metode yang digunakan adalah metode desain ATUMICS dan bantuan metode SCAMPER dalam proses perancangan. Yaitu melakukan kegiatan observasi langsung dan tidak langsung, serta melakukan observasi mengenai pengembangan produk dari budaya memasak menggunakan perapian atau tungku api tradisional. Dengan adanya revitalisasi perapian tradisional dalam bentuk tungku masak portabel yang menerapkan prinsip nesting, diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata dalam pelestarian budaya Indonesia.

Item Type: Student paper (Final Year Projects (S1))
Uncontrolled Keywords: perapian tradisional, anglo, revitalisasi budaya, tungku masak portabel, prinsip nesting
Subjects: N Seni Rupa > Seni Dekoratif. Seni Terapan. Dekorasi dan Ornamen
Divisions: Fakultas Arsitektur dan Desain > Prodi Desain Produk
Depositing User: Jessica Dipta Novyana, A.Md
Date Deposited: 13 Jul 2026 07:33
Last Modified: 13 Jul 2026 07:33
URI: https://repository.ukdw.ac.id/id/eprint/10420

Actions (login required)

View Item View Item