PENGARUH MIKROPLASTIK TERHADAP NILAI LAJU ENDAP DARAH DAN KADAR ALBUMIN PADA PEKERJA CV. AGUNG MULIA PLASINDO, KARANGANYAR

ANGELICA NUGROHO (2025) PENGARUH MIKROPLASTIK TERHADAP NILAI LAJU ENDAP DARAH DAN KADAR ALBUMIN PADA PEKERJA CV. AGUNG MULIA PLASINDO, KARANGANYAR. Tugas Akhir thesis, Universitas Kristen Duta Wacana.

[img] Text (Skripsi Biologi)
31210437_Bab1_Bab5_daftarpustaka.pdf
Restricted to Repository staff only until 2 August 2027.

Download (4MB) | Request a copy
[img] Text (Skripsi Biologi)
31210437_Bab2 -sd- Bab4_Lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only until 2 August 2027.

Download (9MB) | Request a copy

Abstract

Mikroplastik merupakan partikel plastik berukuran kurang dari 5 μm yang dapat terakumulasi di tubuh manusia melalui jalur oral, pernapasan, dan kontak kulit. Pekerja di industri plastik memiliki tingkat risiko kesehatan yang lebih tinggi akibat intensitas paparan mikroplastik selama bekerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi mikroplastik pada sampel udara dan darah pekerja di CV. Agung Mulia Plasindo, serta pengaruhnya terhadap nilai Laju Endap Darah dan Kadar Albumin sebagai biomarker inflamasi. Sampel terdiri dari darah delapan pekerja, yang terbagi menjadi empat pekerja kantor dan empat pekerja produksi, serta udara dari area produksi dan kantor. Deteksi dan identifikasi mikroplastik dilakukan menggunakan mikroskop binokuler dan spektroskopi FTIR, sedangkan pengukuran LED dan Albumin menggunakan metode fotometrik. Hasil menunjukkan adanya peningkatan nilai LED dan penurunan kadar Albumin akibat paparan mikroplastik pada pekerja kantor dan produksi, selain itu terdapat korelasi antara nilai LED dan masa bekerja dengan nilai sig.(2 tailed) kurang dari 0,05 yaitu 0,002. Mikroplastik berbentuk fragmen terdeteksi pada semua sampel darah dan udara kantor, sedangkan bentuk film hanya ditemukan di udara produksi. Identifikasi monomer mikroplastik pada sampel udara produksi dan kantor menunjukkan hasil PE/HDPE, dan PP yang digunakan sebagai bahan baku produksi plastik di pabrik, sedangkan pada sampel darah kantor dan produksi terdeteksi jenis monomer PE/HDPE, PP, PET, PVC, dan PS. Faktor penggunaan APD, serta kebiasaan makan dan minum di area produksi dapat mempengaruhi tingkat risiko paparan mikroplastik pekerja, yang dibuktikan pada perbedaan jumlah mikroplastik pada sampel darah Kantor 1 lebih tinggi dibandingkan sampel darah Kantor 2 yang menggunakan APD saat ke area produksi.

Item Type: Student paper (Tugas Akhir)
Uncontrolled Keywords: Albumin, Inflamasi, Laju Endap Darah, Mikroplastik, Pekerja Industri Plastik
Subjects: Q Ilmu Pengetahuan > Sejarah Alam > Biologi
Q Ilmu Pengetahuan > Zoologi / Ilmu Hewan
Divisions: Fakultas Bioteknologi > Prodi Biologi
Depositing User: Gabby Sembiring
Date Deposited: 15 Jun 2026 04:22
Last Modified: 15 Jun 2026 04:22
URI: https://repository.ukdw.ac.id/id/eprint/10209

Actions (login required)

View Item View Item